Konsep/fakta Umum
Merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat seiring dengan kehadiran internet
Merupakan bagian dari e-bisnis
Pengembangan dari edi (electronic data interchange) yang sudah berkembang di Amerika sejak '60-an
Mempunyai konsep bisnis yang mirip dengan bisnis tradisional tetapi dengan teknik yang berbeda.
Definisi
Penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, www, dan jaringan komputer lainnya. (kamus wiki)
Cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas internet, melalui web yang bisa menyediakan layanan “get and deliver” (Mariza Arfina, Robert Marpaung)
Satu set teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang dinamis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik. (David Baum)
Manfaat
Menampilkan produk “nyata” secara virtual - efisien
Lebih aman membuka toko online, dibandingkan dengan toko biasa (aman secara fisik)
Berjualan di dunia maya internet tidak mengenal hari libur/besar, semua transaksi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.
Tanpa batas-batas wilayah dan waktu, sehingga memberikan jangkauan pemasaran yang luas dan tak terbatas oleh waktu
Revenue stream (arus pendapatan) yang baru yang mungkin sulit atau tidak dapat diperoleh melalui cara konvensional
Meningkatkan market exposure (pangsa pasar), penggunaan e-commerce memungkinkan untuk meningkatkan pangsa pasar lokal menjadi internasional
Perluasan jaringan mitra bisnis
Menurunkan biaya operasional, karena sebagian besar pekerjaan manusia bisa digantikan oleh komputer
Pemanfaatan nilai tambah lain yang bisa diperoleh melalui jaringan internet, misalnya e-mail, e-banking, newsgroup, dll. (paperless, tanpa biaya kurir)
Manfaat bagi konsumen
Memungkinkan transaksi jual beli secara langsung (tanpa perantara)
Dis-intermediation, yaitu proses meniadakan calo dan pedagang perantara. Dengan kata lain konsumen tidak perlu membayar lebih untuk sebuah barang/jasa yang dibelinya.
Pemanfaatan teknologi digital dan online (digital cash atau electronic cash)
Pelayanan purna-jual dari seluruh belahan dunia yang terjangkau jaringan internet dalam berbagai bentuk komunikasi (Q&A, CRM, SCM, dll.)
Manfaat bagi masyarakat umum
Mengurangi polusi dan pencemaran lingkungan
Membuka peluang kerja baru
Menguntungkan dunia akademis
Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia
Kerugian
Meningkatkan individualisme
Terkadang menimbulkan kekecewaan (tidak puas karena tidak sesuai dengan yang dilihat/diinginkan)
Tidak manusiawi (mengurangi interaksi antar personal)
Sejarah
Tahun 1962, Licklider melakukan penelitian mengenai konsep networking. Pada tahun 1969, Lawrence G. Robert (MIT) juga melakukan penelitian mengenai internet yang dilahirkan dari riset pemerintah (Arpanet). Pada tahun 1970-an muncul EFT yang pada saat itu dimanfaatkan oleh perusahaan2 besar. Pada tahun 1990 internet mulai banyak dipakai untuk transaksi bisnis. Pada tahun 1994 muncul istilah Perdagangan web (pembelian barang dan jasa melalui world wide web) dan menjadi semakin ramai pada era 1998-2000.
Di Indonesia perdagangan melalui web dimulai tahun 1996 yang dipelopori oleh D-Net dengan puluhan (33) toko online, dan pada saat itu juga berdiri http://www.ecommerce-indonesia.com yang berperan seperti layaknya sebuah department-store online. Sampai dengan saat ini hampir semua jasa yang dikonsumsi masyarakat sudah bisa dilakukan, disebarkan, diselesaikan lewat internet.
KSI (Konsep Sistem Informasi)
0
komentar
e-Commerce (electronic commerce)
TANTANGAN KEAMANAN DAN ETIKA
Tantangan Keamanan Dan Etika TI
Penggunaan TI dalam bisnis memiliki dampak besar pada masyarakat dan
akhirnya akan menimbulkan berbagai isu etika dalam hal kejahatan, privasi,
individualitas dan lainnya. TI dapat memiliki hasil yang bermanfaat dan juga
merusak pada masyarakat serta pihak-pihak disetiap area ini.
Tanggung jawab etika dari professional bisnis
praktisi bisnis memiliki tanggung jawab untuk menyebarluaskan penggunaan
TI yang beretika di tempat kerja. Seorang manajer ataupun praktisi bisnis
bertanggung jawab membuat keputusan mengenai berbagai aktivitas bisnis
dan penggunaan TI, yang mungkin memiliki dimensi etika yang harus
dipertimbangkan.
Contohnya :
Haruskah praktisi bisnis secara elektronik memonitor aktivitas kerja para
karyawan dan email mereka.
Haruskah membiarkan karyawan menggunakan komputer di tempat kerja
mereka untuk kepentingan pribadi atau membawa pulang berbagai copy
software untuk digunakan sendiri.
Haruskah secara elektronik mengakses catatan pribadi karyawan atau
berbagai file ditempat kerja karyawan
Haruskah menjual informasi pelanggan yang di ekstrasi dari sistem
pemrosesan transaksi ke perusahaan lain
Etika bisnis (business ethics) berkaitan dengan berbagai pertanyaan etika yang
harus dihadapi para manajer dalam pengambilan keputusan mereka seharihari.
Teori stakeholder (stakeholder theory) dalam etika bisnis menekankan
bahwa para manajer memiliki tanggung jawab etika untuk mengelola
perusahaan demi kebaikan semua pemilik kepentingan, yang terdiri dari
individu atau kelompok dengan kepentingan atau kebutuhan atas perusahaan.
Hal ini biasanya meliputi para pemegang saham perusahaan, karyawan,
pelanggan, pemasok, dan masyarakat setempat. Kadang kala istilah tersebut
diperluas dengan memasukkan semua kelompok yang dapat mempengaruhi
atau dipengaruhi oleh perusahaan, seperti pesaing, lembaga pemerintahan dan
kelompok kepentingan khusus.
Selain etika bisnis ada juga yang disebut sebagai etika teknologi (technology
ethics). Prinsip-prinsip etika teknologi, yaitu:
Proporsional. Hal baik yang dicapai melalui teknologi harus melebihi bahaya
atau risikonya. Bahkan, harus ada alternatif yang dapat mencapai manfaat
yang sama atau yang sebanding dengan bahaya atau risiko yang lebih kecil.
Persetujuan Berdasarkan informasi. Mereka yang terkena dampak dari
teknologi harus memahami dan menerima berbagai risikonya.
Keadilan. Manfaat dan beban teknologi harus disebarkan secara adil.
Mereka yang mendapat manfaat menanggung bagian yang adil risikonya,
dan mereka yang tidak mendapatkan manfaat harus di bebaskan dari
penderitaan akibat peningkatan risiko yang signifikan.
Minimalisasi Risiko. Bahkan jika dinilai dapat diterima oleh ketiga petunjuk
diatas, teknologi harus diimplementasikan dengan sedemikian rupa untuk
menghindari semua risiko yang tidak perlu ada.
Kejahatan Komputer
Kejahatan dunia maya adalah ancaman yang berkembang bagi mayarakat,
yang disebabkan oleh penjahat atau tindakan yang tidak bertanggung jawab
dari para individual yang mengambil keuntungan dari penggunaan luas serta
kerentanan komputer dan internet, serta jaringan lainnya.
Kejahatan komputer (computer crime) didefinisikan oleh Association of
Information Technology Professionals (AITP) meliputi :
1. Penggunaan, akses, modifikasi, dan pengaturan hardware, software, data
atau sumber daya jaringan secara tidak sah
2. pemberian informasi secara tidak sah
3. pembuatan copy software secara tidak sah
4. mengingkari akses pemakai akhir ke hardware, software, data, atau sumber
daya jaringan sendiri
5. Menggunakan atau berkonspirasi untuk menggunakan sumber daya
komputer atau jaringan untuk secara illegal mendapatkan informasi atau
properti berwujud.
Hacking adalah penggunaan komputer yang obsesif, atau akses dan
penggunaan tidak sah dalam sistem jaringan komputer.
Taktik umum hacking yaitu:
Pengingkaran Layanan (Denial of Service) Praktik ini menjadi hal yang
umum dalam permainan jaringan. Dengan menghujani perlengkapan situs
web dengan terlalu banyak permintaan, penyerang dapat secara efektif
menyumbat sistem, memperlambat kinerja atau bahkan merusak situs
tersebut. Metode membebani komputer secara berlebihan ini kadang kala
digunakan untuk menutupi serangan.
Memindai (Scans) Penyebaran pemeriksaan internet untuk menetapkan
jenis komputer, layanan, dan koneksinya. Melalui cara itu para penjahat
dapat memanfaatkan kelemahan dalam program komputer atau software
tertentu.
Pengendus (Sniffer) Program yang secara terbalik mencari setiap paket data
ketika mereka melalui internet, menangkap password atau keseluruhan isi
paketnya.
Memalsu (Spoofing) Memalsu alamat email atau halaman web untuk
menjebak pemakai menyampaikan informasi penting seperti password atau
nomor kartu kredit.
Kuda Troya (Trojan Horse) program yang tanpa diketahui pemakai, berisi
perintah untuk memanfaatkan kerentanan yang diketahui dalam beberapa
software.
Pintu Belakang (Back Door) Jika titik masuk asli telah dideteksi, membuat
beberapa cara kembali mudah dan sulit untuk dideteksi.
Applet Jahat (Malicious Applets) Program mini, kadang kala ditulis dalam
bahasa komputer yang terkenal, Java, yang menyalahgunakan sumber daya
komputer anda, mengubah file di hard disk, mengirim email palsu, atau
mencuri password.
War Dialling Program yang secara otomatis menelepon ribuan nomor
telepon melalui koneksi modem
Bom Logika (Logic Bomb) Perintah dalam program komputer yang memicu
tindakan jahat.
Pembebanan Penyimpanan sementara (buffer Overflow) Tekhnik untuk
merusak atau mengambil alih kendali komputer dengan mengirimkan
terlalu banyak data ke area penyimpanan sementara komputer di memori
komputer.
Penjebol Password (Password Cracker) Software yang dapat menebak
password.
Rekaya social (Social Engineering) Taktik yang digunakan untuk
mendapatkan akses ke sistem komputer melalui perbincangan dengan para
karyawan perusahaan yang tidak menaruh curiga untuk mengorek informasi
berharga seperti password.
Penyelaman Bak Sampah (Dumpster Diving) Berburu melalui sampah
perusahaan untuk menemukan informasi yang membantu menerobos
masuk ke dalam komputer perusahaan tersebut. Kadang kala informasi
tersebut digunakan untuk membuat jebakan dalam rekayasa melalui
kehidupan sosial, lebih kredibel.
Beberapa contoh penyalahgunaan internet di tempat kerja:
Penyalahgunaan umum email
Penggunaan dan akses tidak sah seperti berbagi password dan akses ke
dalam jaringan tanpa ijin
Pelanggaran / pemalsuan hak cipta
Memasukkan pesan mengenai berbagai topik yang tidak terkait dengan
pekerjaan ke newsgroup
Transmisi data rahasia seperti penggunaan internet untuk menampilkan
atau mentransmisikan rahasia dagang
Pornografi
Hacking
Download / upload hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan
Penggunaan internet untuk hiburan
Penggunaan ISP eksternal untuk terhubung dengan internet agar dapat
menghindari deteksi
Menggunakan sumber daya kantor untuk kerja sampingan
Berbagai isu privasi
Isu mengenai privasi yang penting sedang di perdebatkan dalam dunia bisnis
dan pemerintah. Karena teknologi internet mempercepat semua keberadaan
koneksi telekomunikasi global dalam bisnis dan masyarakat. Contohnya :
Mengakses percakapan pribadi email seseorang dan catatan komputernya,
serta mengumpulkan dan berbagi informasi mengenai keuntungan
individual yang didapat dari kunjungan mereka pada berbagai situs web
internet serta newsgroup.
Selalu mengetahui lokasi seseorang terutama ketika telepon genggam
menjadi makin erat dihubungkan dengan orang dari pada tempat.
Menggunakan informasi pelanggan yang didapatkan dari banyak sumber
untuk memasarkan layanan bisnis tambahan.
Mengumpulkan nomor telepon, alamat email, nomor kartu kredit, dan
informasi personal lainnya untuk membangun profil setiap pelanggan.
Berbagai isu kesehatan
Penggunaan TI di tempat kerja meningkatkan berbagai isu kesehatan (health
issue ). Penggunaan yang intensif atas komputer dilaporkan menyebabkan
masalah kesehatan seperti stress di tempat kerja, kerusakan otot tangan dan
leher, kelelahan mata, ekspos terhadap radiasi dan bahkan kematian oleh
kecelakaan yang disebabkan oleh komputer.
Solusi untuk beberapa masalah kesehatan ini didasarkan pada ilmu ergonomik
(ergonomics), yang kadang disebutkan sebagai rekayasa faktor manusia
(human factors engineering). Tujuan dari ergonomik adalah untuk mendesain
lingkungan kerja sehat yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi orangorang
untuk bekerja didalamnya, hingga meningkatkan moral serta
produktivitas karyawan. Ergonomik menekankan pada kesehatan desain
tempat kerja, terminal kerja, komputer dan mesin lainnya, bahkan paket
software. Masalah kesehatan lainnya mungkin membutuhkan solusi ergonomik
yang menekankan pada desain pekerjaan, daripada desain tempat kerja.
Manajemen Keamanan TI
Tujuan dari manajemen keamanan (security management) adalah untuk
akurasi, integritas dan keamanan proses serta sumber daya semua sistem
informasi. Manajemen keamanan yang efektif dapat meminimalkan kesalahan,
penipuan dan kerugian dalam SI yang saling menghubungkan perusahaan saat
ini dengan para pelanggan, pemasok dan stakeholder lainnya.
Beberapa pertahanan yang penting saat ini :
Enkripsi data
Firewall
Pertahanan dari serangan pengingkaran layanan (distributed denial of
service)
Serbuan pengingkaran layanan melalui internet tergantung pada 3 lapis
sistem komputer jaringan, yaitu:
a. Situs web korban
b. Penyedia layanan internet korban
c. Situs “zombie” atau komputer bantuan yang diaktifkan oleh para
penjahat dunia maya.
Pemonitoran email
Pertahanan dari virus
Beberapa alat keamanan lainnya, yaitu:
Kode keamanan
Biasanya sistem password bertingkat digunakan untuk manajemen
keamanan
Pembuatan cadangan file (backup file)
Pemonitor keamanan
Keamanan suatu jaringan dapat disediakan oleh paket software sistem
khusus yang disebut sebagai pemonitor keamanan sistem (system security
monitor)
Keamanan biometris (biometric security)
Merupakan alat keamanan yang disediakan oleh peralatan komputer, yang
mengukur ciri khas fisik yang membedakan setiap individu. Hal ini meliputi
verifikasi suara, sidik jari, geometri tangan, dinamika tanda tangan, analisis
penekanan tombol, pemindai retina mata, pengenalan wajah, serta analisis
pola genetik.
Pengendali kegagalan komputer
Sistem toleransi kegagalan (fault tolerant)
Pemulihan dari bencana (disaster recovery)
Pengendalian dan Audit Sistem
Dua persyaratan akhir manajemen keamanan adalah pengembangan
pengendalian SI dan penyelesaian audit sistem bisnis.
Pengembangan pengendalian SI (information system controls)
Adalah metode dan alat yang berusaha untuk memastikan akurasi, validitas,
dan kebenaran aktivitas SI. Pengendalian SI harus dikembangkan untuk
memastikan entri data, teknik pemrosesan, metode penyimpanan, serta
output informasi yang tepat. Jadi, pengendalian SI didesain untuk memonitor
dan memelihara kualitas serta keamanan input, pemrosesan, output, dan
aktivitas penyimpanan di sistem informasi mana pun.
Penyelesaian audit sistem bisnis
Manajemen keamanan TI harus secara periodik diperiksa, atau diaudit, oleh
karyawan bagian internal audit di perusahaan atau auditor eksternal dari
kantor akuntan public professional. Audit semacam ini mengkaji dan
mengevaluasi apakah alat keamanan dan kebijakan manajemen yang
memadai telah dikembangkan serta diimplementasikan. Hal ini biasanya
meliputi verifikasi akurasi dan integritas software yang di gunakan, serta input
data dan output yang dihasilkan oleh berbagai aplikasi bisnis.
Tujuan penting lainnya dari audit sistem bisnis adalah menguji integritas dari
jejak audit aplikasi. Jejak audit (audit trail) dapat didefinisikan sebagai
keberadaan dokumentasi yang memungkinkan sebuah transaksi ditelusuri
melalui berbagai tahapan pemrosesan informasinya.
PERANAN BASIS DATA DAN KOMUNIKASI DATA
Basis Data
Basis Data adalah suatu kumpulan data terhubung
yang disimpan secara bersama-sama dalam suatu
media, yang diorganisasikan berdasarkan sebuah
skema atau struktur tertentu, dan dengan software
untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.
Operasi Dasar Basis Data :
Create database
Drop database
Create table
Drop table
Insert
Retrieve/Search
Update
Delete
Pemanfaatan Basis Data :
Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi
Menentukan kualitas informasi : akurat, tepat waktu dan relevan
Mengurangi duplikasi data (data redundancy)
Hubungan data dapat ditingkatkan
Manipulasi terhadap data dengan cepat dan mudah
Efisiensi penggunaan ruang penyimpanan
Penerapan Basis Data :
Tidak ada sistem informasi yang bisa dibangun tanpa adanya basis data.
Kriteria Basis Data :
Bersifat data oriented dan bukan program oriented
Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa mengubah basis datanya
Dapat berkembang dengan mudah, baik volume maupun strukturnya
Dapat digunakan dengan cara berbeda-beda
Kerangkapan data minimal
Sistem Manajemen Basis Data
Merupakan perangkat lunak yang didisain untuk melakukan penyimpanan dan pengaturan basis data.
DBMS juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan data, dll.
Peranan basis data dalam pengembangan SIM
SIM berperan sebagai sistem karena mempunyai ruang lingkup yang relatif lebih luas dan lebih kompleks. Sedangkan sistem basis data merupakan subsistem karena menjadi bagian dan berada di dalam SIM.
Sistem basis data adalah sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lain dan membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam di dalam suatu organisasi.
Keberadaan sistem basis data di dala SIM adalah mutlak. SIM tidak akan terwujud tanpa melibatkan basis data.
Komunikasi Data
Pengertian Komunikasi data berhubungan erat dengan pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik satu terminal komputer ke terminal komputer lain. Data yang dimaksud disini adalah sinyal-sinyal elektromagnetik yang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat ditangkap dan dikirimkan ke terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal adalah peralatan untuk terminal suatu data seperti disk drive, printer, monitor, papan ketik, scanner, plotter dan lain sebagainya.
Mengapa diperlukan suatu teknik komunikasi data antar komputer satu dengan komputer atau terminal yang lain. Salah satunya adalah sebagai berikut :
1. Adanya distributed processing , ini mutlak diperlukan jaringan sebagai sarana pertukaran data.
2. Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengolahan data dan dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut.
3. Biasanya lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebih-lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa. 4. Suatu organisasi yang mempunyai beberapa lokasi pengolahan data, data dari suatu lokasi pengolahan yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan data ke lokasi pengolahan lain yang kurang atau tidak sibuk.
Jaringan komputer mulai berkembang di awal tahun 1980 sebagai media komunikasi komunikasi yang berkembang pesat. Sehingga sampai saat ini komputer menjadi sarana komunikasi yang sangat efektif dan hampir seluruh bentuk informasi melibatkan komputer dalam penggunaannya.
Dengan ditemukannya internet, berbagai informasi bisa diakses dari rumah dengan biaya yang murah. Komunikasi data sebenarnya merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh berbeda yaitu pengolahan data dan telekomunikasi. Dapat diartikan bahwa komunikasi data memberikan layanan kom
Model Komunikasi Data
Dalam proses komunikasi data dari satu lokasi ke lokasi yang lain, harus ada minimal 3 unsur utama sistem yaitu sumber data, media transmisi dan penerima. Andaikan salah satu unsur tidak ada, maka komunikasi tidak dapat dilakukan. Secara garis besar proses komunikasi data di jelaskan berikut ini :
-Sumber Data
Pengertian sumber data adalah unsur yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan terminal komputer, Sumber data ini membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan transmitter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, antara lain pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital. Contoh dari transmisi adalah modem yaitu perangkat yang bertugas untuk membangkitkan digital bitstream dari PC sebagai sumber data mejadi analog yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon biasa menuju ke tujuan.
-Media Transmisi
Media transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data daari satu sumber ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi untuk sampai pada tujuannya.
Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi, kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi.
Beberapa media transmisi yang digunaka antara lain: twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan gelombang elektromagnetik.
-Penerima Data
Pengertian penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi mnerima data yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Perima merupakan suata alat yang disebut receiver yang fungsinya untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima. Sebagai contoh modem yang berfungsi sebagai receiver yang menerima sinyal analog yang dikirim melalui kabel telepon dan mengubahnya menjadi suatu bit stream agar dapat ditangkap oleh komputer penerima.
Kegunaan dasar dari sistem komunikasi ini adalah menjalankan pertukaran data antara 2 pihak. Pada gambar diberikan contoh, yaitu komunikasi antara sebuah workstation dan sebuah server yang dihubungkan sengan sebuah jaringan telepon. Contoh lainnya bisa berupa pertukaran sinyal-sinyal suara antara 2 telepon pada satu jaringan yang sama.
Berikut ini penjelasan dari contoh komunikasi data tersebut :
* Source (Sumber). Peralatan ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan. Misalkan telepon dan PC (Personal Computer)
* Transmiter (Pengirim). Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya.
-Sistem Transmisi. Berupa jalur transmisi tunggal atau jaringan kompleks yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan.
* Receiver (Penerima). Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.
* Destination (Tujuan). Menangkap data yang dihasilkan okeh receiver.
Peranan Komunikasi Data Dalam Menyelesaikan Masalah
* Dengan jaringan komunikasi data yang baik, suatu perusahaan dapat mengejar strategi pengambilan keputusan sentralisasi atau desentraliasi.
* Pada sentralisasi pengambilan keputusan, semua keputusan penting dibuat oleh manajemen puncak di kantor pusat.
* Pada desentralisasi pengambilan keputusan, manajemen puncak mendelegasikan wewenang untuk membuat keputusan kepada manajer tingkat yang lebih bawah.
KSI (Konsep Sistem Informasi)
0
komentar
Etika Dalam Sistem Informasi
Etika adalah kepercayaan tentang hal yang benar dan salah atau yang baik dan yang tidak, yang pantas dilakukan dan apa yang tidak pantas dilakukan. Etika muncul ketika manusia bekerja saling memenuhi kebutuhannya masing-masing. Dalam dunia komputer juga dikenal etika yang berhubungan dengan teknologi informasi.Masyarakat mulai perhatian terhadap etika, terutama karena kesadaran bahwa komputer dapat mengganggu hak privacy individu.Dalam dunia bisnis, salah satu alasan utamanya adalah masalah pembajakan.Namun, subyek etika dalam dunia teknologi informasi lebih dalam daripada hanya sekedar masalah privacy dan pembajakan.
Etika dalam Sistem Informasi
Etika dalam Sistem Informasi pertama kali diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986 (Zwass, 1998) yang mencakup privasi, akurasi, property, dan akses.
1. Privasi
Privasi menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang memang tidak diberi ijin untuk melakukannya. Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya sistem informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati email yang dimiliki bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan dengan email pribadi daripada email para pelanggan. Sekalipun manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal itu, tetapi ia telah melanggar privasi bawahannya.
2. Akurasi
Akurasi terhadap informasi merupakan factor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidakakurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dam bahkan membahayakan. Sebuah kasus akibat kesalahan penghapusan nomor keamanan social dialami oleh Edna Rismeller.Akibatnya, kartu asuransinya tidak bisa digunakan dan bahkan pemerintah menarik kembali cek pensiun sebesar $672 dari rekening banknya.Mengingat data dalam sistem informasi menjadi bahan dalam pengambilan keputusan, keakurasiannya benar-benar harus diperhatikan.
3. Properti
Perlindungan terhadap hak property yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).Kekayaan Intelektual diatur melalui 3 mekanisme yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).
a. Hak Cipta
Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hokum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seijin pemegangnya.Hak cipta biasa diberikan kepada pencipta buku, artikel, rancangan, ilustrasi, foto, film, musik, perangkat lunak, dan bahkan kepingan semi konduktor.Hak seperti ini mudah didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masih hidup penciptanya ditambah 70 tahun.
b. Paten
Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapat karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun.
c. Rahasia Perdagangan
Hukum rahasia perdagangan melindungi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak. Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatangani kontrak menyetujui untuk tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserhakan pada orang lain atau dijual.
4. Akses
Fokus dari masalah akses adalah pada penyediaan akses untuk semua kalangan.Teknologi informasi malah tidak menjadi halangan dalam melakukan pengaksesan terhadap informasi bagi kelompok orang tertentu, tetapi justru untuk mendukung pengaksesan untuk semua pihak.
Jalan terjal yg mendaki
Etika dalam Sistem Informasi berkaitan erat dengan Keamanan.Keduanya memiliki peran penting mengenai tanggung jawab serta controlling terhadap suatu sistem informasi.Suatu organisasi harus dapat menjamin bahwa Sistem Informasi mereka akan digunakan secara etis. Selain itu dalam mendesain suatu Sistem Informasi, harus ditunjukkan bahwa orang-orang dapat mengkontrol dan memahaminya.
Meskipun SistemInformasi memberikan keuntungan dan efisiensi yang besar, namun juga menciptakan masalah dan tantangan sosial dan etis baru.Seperti ancaman ke individual privacy dan hak kepemilikan intelektual (intellectual property rights), masalah kesehatan yang berhubungan dengan komputer (computer-related health), kejahatan komputer, dan eliminasi pekerjaan.Tantangan besar dari pengelolaan (manajer) adalah membuat keputusan terinformasi yang sensitif dari yg mempunyai dampak negative sampai yg ke positif.
Para manajer menghadapi perjuangan yang sedang berjalan untuk merawat (maintain) keamanan dan kontrol.Pada waktu ini, ancaman dari penetrasi orang yang tidak berhak atau mengacaukan SI, tidak pernah menjadi besar.SI sangat penting (essential) untuk bisnis, pemerintah, dan kehidupan sehari-hari, dimana perusahaan harus mengambil langkah inisiatif untuk menjamin keamanan, akurasi dan keandalan mereka.Suatu perusahaan akan mengundang bencana apabila mereka menggunakan sistem yang dapat dikacau atau diakses oleh orang luar, yang bekerja tidak seperti yang diinginkan mereka, atau yang tidak mengirim informasi dalam bentuk yang menunjukkan bahwa orang dapat mengkoreksi penggunaannya.
Dalam menganalisa etika atas sistem informasi ada beberapa konsep dasar.Pertama, bahwa teknologi informasi disaring melalui institusisosial, organisasi, dan individu. Apa pun dampak yang ada dari sistem informasi merupakan hasil dari tindakan-tindakan dan perilaku yang berkembang dari setiap individu, organisasi,maupun institusi. Kedua, tanggung jawab untuk konsekuensi teknologi jelas terletak pada setiap individu, organisasi, dan institusi yang memilih teknologi untuki digunakan.Penggunaan teknologi informasi dengan cara yantg bertanggung jawab secara social mengandung arti bahwa setiap individu bertanggung jawab untuk memenuhi akuntabilitas untuk konsekuensi tindakan-tindakan yang diambil. Ketiga, di dalam masyarakat politik dan sosial yang memiliki etika, setiap individu diharapkan mampu untuk memperbaiki dampak yang terjadi melalui seperangkat peraturan yang dikarakteristikan di dalam suatu proses.
Maka sangatlah perlu bagi suatu perusahaan untuk membentuk kode etik atas system informasi yang sedang digunakan. Untuk menyusun suatu kode etik Sistem Informasi harus didasarkan pada lima dimensi moral berikut:
1. Hak dan kewajiban informasi; Kode etik sistem informasi harus mencakup topik-topik,seperti: privasi e-mail setiap karyawan, pemantauan tempat kerja, perlakuan informasiorganisasi, dan kebijakan informasi untuk pengguna.
2. Hak milik dan kewajiban; Kode etik sistem informasi harus mencakup topik-topik, seperti:lisensi penggunaan perangkat lunak, kepemilikan data dan fasilitas organisasi, kepemilikan perangkat lunak yang buat oleh pegawai pada perangkat keras organisasi, masalah copyrights perangkat lunak. Pedoman tertentu untuk hubungan kontraktual dengan pihak ketiga jugaharus menjadi bagian dari topik di sini.
3. Akuntabilitas dan pengendalian; Kode etik harus menyebutkan individu yang bertanggungjawab untuk seluruh sistem informasi dan menggarisbawahi bahwa individu-individu inilahyang bertanggung jawab terhadap hak individu, perlindungan terhadap hak kepemilikan,kualitas sistem dan kualitas hidup. Tanggung jawab untuk pengendalian sistem, audit, danmanajemen harus didefinisikan dengan jelas. Tanggung jawab masing-masing petugas darisistem informasi harus diuraikan dengan rinci.
4. Kualitas sistem; Kode etik sistem informasi harus menggambarkan tingkatan yang umumdari kualitas data dan kesalahan sistem yang dapat ditoleransi. Kode etik juga harus dapatmensyaratkan bahwa semua sistem berusaha mengestimasi kualitas data dan kemungkinankesalahan sistem.
5. Kualitas hidup; Kode etik sistem informasi juga harus dapat menyatakan bahwa tujuan dari sistem adalah meningkatkan kualitas hidup dari pelanggan dan karyawan dengan cara mencapai tingkatan yang tinggi dari kualitas produk, pelayanan pelanggan, dan kepuasan karyawan.
Selain itu juga perlu dibudayakan perilaku etika dalam budaya perusahaan. Berikut sepuluh langkah dalam menekankan etika perilaku dalam organisasi:
1. Formulasikan suatu kode perilaku
2. Tetapkan aturan prosedur yang berkaitan dengan masalah-masalah seperti penggunaan jasa komputer untuk pribadi dan hak milik atas program dan data komputer.
3. Jelaskan sanksi yang akan diambil terhadap pelanggar-seperti teguran, penghentian, dan tuntutan
4. Kenali perilaku etis.
5. Fokuskan perhatian pada etika melalui program-program seperti pelatihan dan bacaan yang disyaratkan.
6. Promosikan UU kejahatan komputer dengan memberikan informasi kepada karyawan.
7. Simpan suatu catatan formal yang menetapkan pertanggung jawaban tiap spesialisinformasi untuk semua tindakannya, dan kurangi godaan untuk melanggar dengan program-program audit etika.
8. Dorong penggunaan program-program rehabilitasi yang memperlakukan pelanggar etikadengan cara yang sama seperti perusahaan mempedulikan pemulihan bagi alkoholik atau penyalah guna obat bius.
9. Dorong partisipasi dalam perkumpulan profesional.
10. Berikan contoh
KSI (Konsep Sistem Informasi)
0
komentar
Perdagangan Elektronik (E-Commerce)
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Sejarah perkembangan
Istilah "perdagangan elektronik" telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.
Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah yang lebih tepat "perdagangan web" — pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.
Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.
Faktor kunci sukses dalam e-commerce
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
Menyediakan harga kompetitif
Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
Mempermudah kegiatan perdagangan
Masalah e-commerce
Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
KSI (Konsep Sistem Informasi)
0
komentar
Macam-Macam DBMS
Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan dalam aplikasi program antara lain :
1. MySQL
Sejarah Singkat MySQL
MySQL dikembangkan sekitar tahun 1994 oleh sebuah perusahaan pengembang software dan konsultan database bernama MYSQL AB yang berada di Swedia. Waktu itu perusahaan tersebut masih bernama TcX DataKonsult AB, dan tujuan awal dikembangkannya MySQL adalah untuk mengembangkan aplikasi berbasis web pada client. Awalnya Michael "Monty" Widenius, pengembang satu-satunya di TcX memiliki sebuah aplikasi UNIREG dan rutin ISAM buatannya sendiri dan sedang mencari antarmuka SQL yang cocok untuk diimplementasikan ke dalamnya. Mula-mula Monty memakai miniSQL (mSQL) pada eksperimennya itu, namun SQL dirasa kurang sesuai, karena terlalu lambat dalam pemrosesan query. Akhirnya Monty menghubungi David Hughes, pembuat mSQL yang sedang merilis versi kedua dari mSQL. Kemudian Monty mencoba membuat sendiri mesin SQL yang memiliki antarmuka mirip dengan SQL, tetapi dengan kemampuan yang lebih sesuai sehingga lahirlah MySQL. Tentang pengambilan nama MySQL, sampai saat ini masih belum jelas asal usulnya. Ada yang berpendapat nama My diambil dari huruf depan dan belakang Monty, tetapi versi lain mengatakan nama itu diambil dari putri Monty yang kebetulan juga bernama My.
Pengertian MySQL
MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (bahasa inggris : data management system) atau DNMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public Licenci (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL .Tidak seperti Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan cipta untuk code sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah : david axmark, allan larsson, dan Michael “monthy widenius.
Kelebihan MySQL antara lain :
1) free (bebas didownload)
2) stabil dan tangguh
3) fleksibel dengan berbagai pemrograman
4) Security yang baik
5) dukungan dari banyak komunitas
6) kemudahan management database
7) mendukung transaksi
8) perkembangan software yang cukup cepat.
2. ORACLE
Sejarah Singkat Oracle
Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) selama beberapa tahun sampai saat ini. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows ).
Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relasional.
Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997). Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).
Pengertian Oracle
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut:
• Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
Menangani manajemen space dan basis data yang besar
Mendukung akses data secara simultan
Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
Menjamin ketersediaan yang terkontrol
Lingkungan yang terreplikasi
Database merupakan salah satu komponen dalam teknologi informasi yang mutlak diperlukan oleh semua organisasi yang ingin mempunyai suatu sistem informasi yang terpadu untuk menunjang kegiatan organisasi demi mencapai tujuannya. Karena pentingnya peran database dalam sistem informasi, tidaklah mengherankan bahwa terdapat banyak pilihan software Database Management System (DBMS) dari berbagai vendor baik yang gratis maupun yang komersial. Beberapa contoh DBMS yang populer adalah MySQL, MS SQL Server, Oracle, IBM DB/2, dan PostgreSQL.
Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, namun banyak orang memiliki kesan yang negatif terhadap Oracle. Keluhan-keluhan yang mereka lontarkan mengenai Oracle antara lain adalah terlalu sulit untuk digunakan, terlalu lambat, terlalu mahal, dan bahkan Oracle dijuluki dengan istilah “ora kelar-kelar” yang berarti “tidak selesai-selesai” dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan MySQL yang bersifat gratis, maka Oracle lebih terlihat tidak kompetitif karena berjalan lebih lambat daripada MySQL meskipun harganya sangat mahal.
Namun yang mereka tidak perhitungkan adalah bahwa Oracle merupakan DBMS yang dirancang khusus untuk organisasi berukuran besar, bukan untuk ukuran kecil dan menengah. Kebutuhan organisasi berukuran besar tidaklah sama dengan organisasi yang kecil atau menengah yang tidak akan berkembang menjadi besar. Organisasi yang berukuran besar membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas agar dapat memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang bervolume besar dan terus menerus bertambah besar.
Kelebihan Dan Kekurangan Oracle
Fleksibilitas adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah. Sebagai contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang terdistribusi dan memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara cepat dan tidak terganggu jika ada server yang mati. Organisasi tersebut juga mempunyai berbagai macam aplikasi yang dibuat dengan beragam bahasa pemrograman dan berjalan di berbagai platform yang berbeda. Oracle memiliki banyak sekali fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi besar tersebut. Berbagai fitur tersebut membuat Oracle menjadi DBMS yang rumit dan sulit untuk dipelajari, namun itu adalah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam sistem informasi di organisasi yang berukuran besar.
Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar harus mampu melakukan transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus bertambah besar. Jika dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa berjalan lebih cepat daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa lagi menangani beban yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami stagnasi karena keterbatasan server tersebut. Namun Oracle mendukung fitur Grid yang dapat mendayagunakan lebih dari satu server serta data storage dengan mudah dan transparan. Hanya dengan menambahkan server atau data storage ke dalam Oracle Grid, maka kinerja dan kapasitas Oracle dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang terus meningkat.
Demikianlah salah satu (atau dua) keunggulan dari Oracle. Tidaklah mengherankan bahwa meskipun Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, perusahaan-perusahaan besar memilih Oracle dan tidak menggunakan DBMS seperti MySQL yang gratis karena mereka membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas dalam sistem informasi yang mereka gunakan.
3. FIREBIRD
Sejarah Firebird
Firebird adalah salah satu aplikasi RDBMS (Relational Database Management System) yang bersifat open source. Awalnya adalah perusahaan Borland yang sekitar tahun 2000 mengeluarkan versi beta dari aplikasi database-nya InterBase 6.0 dengan sifat open source. Namun entah kenapa tiba-tiba Borland tidak lagi mengeluarkan versi InterBase secara open source, justru kembali ke pola komersial software. Tapi pada saat yang bersamaan programmer-progammer yang tertarik dengan source code InterBase 6.0 tersebut lalu membuat suatu team untuk mengembangkan source code database ini dan kemudian akhirnya diberinama Firebird.
Pengembangan codebase Firebird 2 dimulai pada awal pengembangan Firebird 1, dengan memporting kode Firebird 1 berbasis C ke dalam bahasa C++ dan merupakan pembersihan kode secara besar-besaran. Firebird 1.5 merupakan rilis pertama dari codebase Firebird 2. Pengembangan ini merupakan satu kemajuan signifikan bagi para developer dan seluruh tim dalam project Firebird, namun tentu ini bukan akhir dari tujuan. Dengan dirilisnya Firebird 1.5, pengembangan lebih lanjut difokuskan pada Firebird versi 2.
Pada bulan April 2003, Yayasan Mozilla memutuskan mengganti nama web browser mereka dari ”Phoenix” menjadi ”Firebird”. Keputusan ini ditanggapi dengan serius oleh proyek Firebird Database dengan asumsi bahwa hal tersebut bisa membingungkan user karena dua produk berbeda menggunakan nama yang identik. Protes atas hal ini berlanjut hingga para pengembang Mozilla membuat satu pernyataan yang jelas bahwa nama Firebird dalam kenyataannya adalah ”Mozilla Firebird”. Pernyataan ini juga membuat memperjelas bahwa nama Mozilla Firebird merupakan sebuah ”codename” atas proyek web browser yang tengah dikerjakan oleh Mozilla. Pada tanggal 9 Februari 2004, Mozilla akhirnya mengganti kembali nama browser mereka sebagai Mozilla Firefox, Dengan demikian hal tersebut secara otomatis menghilangkan kebingungan para pengguna.
Firebird dan Interbase. Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird ini diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland. Karena itulah Interbase dan Firebird sebenarnya mempunyai CORE yang sama karena awalnya sama” dikembangkan oleh Borland.
Namun dalam perkembangannya, Interbase yang komersial di-bundle oleh Borland menjadi Phoenix, sedangkan Firebird adalah interbase yang dikembangkan oleh komunitas Open Source, sehingga menjadikannya sebagai produk Database Server
yang FREE. Kalau dikaitkan dengan support, tentunya jelas beda karena produk komersial dan free. Dalam konsep teknik programmingnya, ada banyak yang sama, namun pengayaan Firebird lebih banyak dan menjadikannya lebih luwes, terutama dalam koneksi client-server (port) dan integritasnya. Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah Initial Developer’s Public License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis oleh Inprise berlisensi di bawah InterBase Public License 1.0. Kedua lisensi tersebut merupakan versi modifikasi dari Mozilla Public License 1.1.
Pengguna Firebird
Open source DBMS ini dimotori oleh para developer Interbase 6.x open-source. Jika pernah menggunakan produk-produk RDBMS, seperti Ms-SQL Server, Oracle, DB2, Informix, dan lain-lain, kita tidak akan kesulitan dalam mengenal Firebird. Mengapa Firebird? banyak orang menggunakan produk RDBMS yang sudah populer, dan harganya pun sangat mahal, sehingga banyak yang ingin belajar harus mencari versi ‘bajakan’ dari produk tersebut untuk bisa belajar. Alasannya sederhana, ingin belajar RDBMS berkelas enterprise tetapi tidak usah membayar.
Kalangan-kalangan seperti inilah yang seringkali memanfaatkan Firebird. Produk ini gratis dan berkelas enterprise. Selain itu Firebird juga digunakan para pelaku bisnis, mereka ingin solusi sistem informasi berskala besar (enterprise), namun mereka juga ingin menghindari harga yang sangat mahal dan biaya maintenance yang juga sangat mahal. Produk ini mampu bersaing dengan produk-produk berkelas seperti Ms-SQL Server atau Oracle sekalipun, dalam segala hal fitur, kecepatan, performa, apapun anda menamakannya, Firebird benar-benar bisa dibandingkan,dan yang lebih penting Firebird is totally Free.
Kalau memang Firebird Hebat, berkelas, dan gratis, mengapa Firebird kurang populer saat ini? jawabannya sederhana, Firebird mempunyai developer yang tangguh, support yang tangguh, tetapi Firebird tidak mempunyai marketing yang tangguh.
Kemampuan dan Kelebihan Firebird
Kita bisa melihat berbagai macam aktivitas dan kemampuan Firebird pada situs officialnya yang beralamat di www.firebirdsql.org. Banyak sekali fasilitas menarik yang ditawarkan oleh Firebird (ini bisa dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan oleh MySQL). Firebird memiliki rata-rata fasilitas yang dimiliki oleh sebuah komersial database misalnya seperti stored procedure, trigger, sistem backup, replikasi dan tools sql yang lengkap. Firebird juga support dengan ANSI SQL yang berarti akan semakin memudahkan Anda dalam proses migrasi antar database platform.
Beberapa kemampuan dari open source DBMS ini antara lain:
(1) Firebird support dengan transaksi layaknya pada database komersial lainnya. Sebuah transaksi bisa di-commit atau di-rollback dengan mudah. Bahkan Firebird support dengan savepoint pada suatu transaksi dan kita bisa melakukan rollback kembali ke savepoint yang kita tentukan tadi (ini mirip seperti fasilitas pada Oracle).
(2) Firebird menggunakan sintaks standard untuk menciptakan suatu foreign key.
(3) Firebird support row level locks, secara default Firebird menggunakan apa yang disebut dengan multi-version concurrency system. Ini artinya bahwa semua session pada database akan melihat data yang lama sampai data yang baru sudah di-commit ke dalam database. Sebagai alternative untuk locking juga bisa digunakan perintah select… for update with lock.
(4) Firebird support stored procedure dan triggers dengan bahasa yang standard sehingga tidak akan membingungkan bagi Anda yang ingin belajar. Triggers pada Firebird mirip seperti yang dijumpai dalam Oracle yaitu menggunakan before atau after insert, update atau delete. Ini berbeda dengan sistem trigger pada Sybase atau MS SQL Server yang menggunakan tabel virtual inserted dan deleted.
(5) Firebird bisa melakukan replikasi, solusi untuk replikasi kebanyakan dibuat oleh pihak ketiga, tetapi sebenarnya teknik replikasi ini seperti konsep trigger yang selalu memonitor adanya operasi insert, update atau delete ke dalam database. (6) Firebird support dengan multiple data file, ya, Firebird bisa menggunakan lebih dari satu file sebagai single logic database. Ini sangat berguna bagi para DBA (Database Administrator) untuk mengadministrasi database.
(7) Software untuk mengadministrasi mudah didapat karena banyak sekali software untuk mengadministrasi database Firebird, misalnya saja EMS IB Manager, IBConsole, isql, FBManager, Marathon dan banyak lagi yang lainnya. Aplikasi tersebut ada yang komersial atau bahkan ada yang open source.
(8) Library connection untuk Firebird yang sudah tersedia ada banyak, ada driver untuk ODBC, JDBC bahkan .NET database provider. Bahkan dari PHP juga sudah disediakan library untuk koneksi ke database Firebird ini.
(9) Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas Firebird. Di Indonesia sendiri komunitas yang sering menggunakan Firebird biasanya adalah programmer Delphi. Kalau di luar negeri sudah sangat banyak sekali komunitasnya, mulai dari komunitas developer, Firebird architect, Firebird test dan lain sebagainya. Anda bisa mencarinya di Yahoo! Groups www.yahoogroups.com) dengan kata kunci Firebird.
4. Microsoft SQL server 2000
Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat lunak relational database management system (RDBMS) yang didesain untuk melakukan proses manipulasi database berukuran besar dengan berbagai fasilitas. Microsoft SQL Server 2000 merupakan produk andalan Microsoft untuk database server. Kemampuannya dalam manajemen data dan kemudahan dalam pengoperasiannya membuat RDBMS ini menjadi pilihan para database administrator.
DBMS merupakan suatu system perangkat lunak untuk memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan mamanipulasi data yang ada. Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar table. RDBMS (Relational Database Management System) adalah perangkat lunak untuk membuat dan mengelola database, sering juga disebut sebagai database engine. Istilah RDBMS, database server-software, dan database engine mengacu ke hal yang sama; sedangkan RDBMS bukanlah database. Beberapa contoh dari RDBMS diantaranya Oracle, Ms SQL Server, MySQL, DB2, Ms Access.
5. Visual Foxpro 6.0
Pada tahun 1984, Fox Software memperkenalkan FoxBase untuk menyaingi dBase II Ashton-Tate. Pada saat itu FoxBase hanyalah perangkat lunak kecil yang berisi bahasa pemrograman dan mesin pengolah data. FoxPro memperkenalkan GUI (Graphical Unit Interface) pada tahun 1989. FoxPro berkembang menjadi Visul FoxPro pada tahun 1995. kemampuan pemrogrman prosural tetap dipertahankan dan dilengkapi dengan pemrograman berorietasi objek. Visual FoxPro 6.0 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi dengan produk desktop dan client/server lain dan juga dapat membangun aplikasi yang berbasis Web. Dengan adanya Visual Studio, FoxPro menjadi anggotanya. Sasaran utama Visual Studio adalah menyediakan alat bantu pemrogrman dan database untuk mengembangka perangkat lunak yang memenuhi tuntutan zaman.
Model data yang digunakan Visual FoxPro yaitu model relasional. Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah di pahami oleh pengguna, serta merupakan paling popular saat ini. Model ini menggunakan sekumpulan table berdimensi dua (yang disebut relasi atau table), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut. Relasi dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan kemubajiran data dan mengunakan kunci tamu untuk berhubungan dengan relasi lain.
6. Database Desktop Paradox
Database desktop merupakan suatu program “Add-Ins”, yaitu program terpisah yang langsung terdapat pada Borland Delphi. Pada database desktop terdapat beberapa DBMS yang terintegrasi di dalamnya antara lain Paradox 7, Paradox 4, Visual dBase, Foxpro, Ms. SQL, Oracle, Ms. Acces, db2 dan interbase. Dari beberapa DBMS tersebut kita akan memilih salah satu yaitu Paradox yang akan dibahas lebih lanjut, khususnya Paradox 7. Dalam Paradox 7 ini, pada 1 file database hanya mengizinkan 1 tabel, berbeda dengan DBMS lain yang mengizinkan beberapa tabel pada 1 file database seperti pada Ms. Acces.
Struktur field pada Paradox 7 :
1. Field Name
Field Name merupakan nama pengenal kolom pada suatu tabel. Terdapat beberapa aturan dalam penulisan field name antara lain :
Panjang maksimum 25 karakter
Tidak boleh diawai dengan spasi tapi boleh mengandung spasi
Unik, artinya tidak ada nama kolom yang sama
Tidak boleh menggunakan tanda koma (,), tanda pipe (|), dan tanda seru (!)
• Hindari kata-kata yang merupakan perintah SQL
2. Type
Digunakan untuk menetukan tipe data yang dapat ditampung dalam field. Macam-macam tipe data yang sering dipakai dalam Paradox adalah sebagai berikut :
3. Size
Merupakan ukuran dari panjang data yang diizinkan untuk suatu field.
4. Key
Dapat berupa primary key sebagai key yang membedakan untuk setiap baris kolom. Syarat untuk primary key adalah unik, artinya tidaka boleh ada data yang memiliki primary key yang sama.
DataBase Management System (DBMS)
Pengertian DBMS :
1. Menutut C.J. Date : DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user.
2. Menurut S, Attre : DBMS adalah software, hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM).
3. Menurut Gordon C. Everest : DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.
Jadi DBMS : Semua peralatan komputer (Hardware+Software+Firmware). DBMS dilengkapi dengan bahasa yang berorientasi pada data (High level data langauage) yang sering disebut juga sebagai bahasa generasi ke 4 (fourth generation language).
Fungsi DBMS : - Definisi data dan hubungannya
- Memanipulasi data
- Keamanan dan integritas data
- Security dan integritas data
- Recovery/perbaikan dan concurency data
- Data dictionary
- Unjuk kerja / performance
Peralatan untuk menetapkan/menentukan pendekatan database disebut DBMS
DBMS merupakan software (dan hardware) yang kusus didesain untuk melindungi dan memanage database.
Dengan menggunakan DBMS, maka dapat :
Mendefinisikan data dan hubungannya.
Mendokumentasikan struktur dan definisi data
Menggambarkan, mengorganisasikan dan menyimpan data untuk akses yang selektif/dipilih dan efisien.
Hubungan yang sesuai antara user dengan sumber daya data.
Perlindungan terhadap sumber daya data akan terjamin, dapat diandalkan, konsisten dan benar.
Memisahkan masalah Logical dan physical sehingga merubah implementasi database secara fisik tidak menghendaki user untuk merubah maksud data (Logical).
Menentukan pembagian data kepada para user untuk mengakses secara concurent pada sumber daya data.
Contoh DBMS :
1. Database Hierarchy : Pengaksesan data harus mengikuti aturan hierarchy yang sudah didefinisikan terlebih dahulu.
Contoh : IMS-2 (Information Management System) oleh IBM, 1968
2. Data Network : Data membentuk jaringan yang lebih bebas dari model hierarchy.
Contoh : IDMS (Integrated Database Management System) oleh Cullinet Software Inc, 1972
3. Data Relational : Data dikelompokkan secara bebas menurut jenisnya lewat proses
normalisasi
Contoh : - INGRES oleh UN of CA & Relational Tech., 1973
- System-R oleh IBM Research, 1975
- ORACLE oleh Relational Software Inc. , 1979
- DBASE II oleh Ashton-Tate, 1981
Komponen Utama DBMS
Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam :
Perangkat Keras
Perangkat Lunak
Data
Pengguna
Keuntungan Dan Kerugian Penggunaan DBMS
Pengunaan DMBS untuk mengelola data mempunyai beberapa keuntungan,
yaitu :
Kebebasan data dan akses yang efisien
Mereduksi waktu pengembangan aplikasi
Integritas dan keamanan data
Administrasi keseragaman data
Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan dari proses serentak).
Mengurangi data redundancy : Data redundansi dapat direduksi/dikurangi, tetapi tidak dapat dihilangkan sama sekali (untuk kepentingan keyfield)
Membutuhkan sedikit memory untuk penyimpanan data
Kerugian pengunaan DBMS antara lain :
Memperoleh perangkat lunak yang mahal (teknologi DBMS, Operation, Conversion, Planning, Risk). DBMS mainframe masih sangat mahal. DBMS berbasis mikro biayanya mencapai beberapa ratus dolar, dapat menggambarkan suatu organisasi yang kecil secara berarti
Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar. DBMS sering memerlukan kapasitas penyimpanan primer dan sekunder yang lebih besar daripada yang diperlukan oleh program aplikasi lain. Juga, kemudahan yang dibuat oleh DBMS dalam mengambil informasi mendorong lebih banyak terminal pemakai yang disertakan dalam konfigurasi daripada jika sebaliknya.
Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuan secara penuh. Pengetahuan khusus ini paling baik diberikan oleh pengelola database.